Taman Ayun

ObjekWisata Taman Ayun terletak di Desa Mengwi Badung yang dikelilingi kolam yang besar,yang pada masanya sebagai benteng pertahanan.Taman ayun dapat diartikan sebagai taman yang indah.Pura Taman Ayun dikelilingi Telaga Taman Ayun yang telah ditata sedemikian indah.Pura Taman Ayun sendiri dibangun pada tahun 1634 oleh Raja Mengwi saat itu I gusti Agung Anom.Di Taman Ayun juga terdapat meru-meru yang menjulang tinggi dan megah diperuntukan baik bagi leluhur kerajaan maupun bagi para Dewa yang beristana di pura-pura lain di Bali.


Pura Taman Ayun adalah Pura Ibu ( paibon )bagi kerajaan Mengwi.Setiap enam bulan sekali tepatnya setiap selasa kliwon medangsia ( berdasarkan perhitungan kasa ) seluruh masyarakat Mengwi merayakan piodalan selama beberapa hari memuja Tuhan dengan segala Manefestasinya.Pura Taman Ayun terdiri dari 4 halaman yang berbeda,yang satu lebih tinggi dari yang lainnya.Halaman pertama disebut dengan jaba yang bisa dicapai hanya dengan melewati satu-satunya jembatan yang berada disisi kolam dan pintu gerbbang.Begitu masuk disana ada tugu kecil untuk menjaga pintu masuk dan disebelah kanannya terdapat bangunan luas ( wantilan ) dimana sering diadakan sabungan ayam saat ada upacara.

Di halaman ini juga terdapat tugu air mancur yang menagarh ke sembilan arah mata angin.Sambil menuju ke halaman berikutnya,de sebelah kanan jalan terdapat sebuah komplek Pura kecil dengan nama Pura Luhuring Purnama.Areal ketiga Pura Taman Ayun atau halaman kedua,posisinya lebih tinggi dari halaman pertama.Untuk masuk ke halaman ini,pengunjung harus melewati pintu gerbang kedua.Begitu masuk pandangan akan tertuju pada sebuah bangunan aling-aling bale pengubenan yang dihiasi dengan relief  menggambarkan Dewata Nawa Sanga ( 9 Dewa penjaga arah mata angin ).Di sebelah timur halaman ini ada satu Pura kecil disebut Pura Dalem Bekak,sedangkan di pojok sebelah barat terdapat sebuah Balai Kulkul menjulang tinggi.

Area ke empat atau halaman terakhir adalah yang tertinggi dan yang paling suci.Pintu gelung yang paling tengah akan dibuka di saat ada upacara,tempat ke luar masuknya arca dan peralatan upacara lainnya.Sedangkan gerbang yang di kiri kanannya adalah untuk keluar masuk kegiatan sehari-hari di pura tersebut.Halaman ini terdapat beberapa meru menjulang tinggi dengan berbagai ukuran dan bentuk.Tiga halaman dari pura ini melambangkan tiga tingkat kosmologi dunia,dari yang paling bawah adalah tempat/dunianya manusia,ke tingkat yang lebih suci yaitu tempat bersemayamnya para dewata,serta yang terakhir melambangkan sorga tempat beristananya Tuhan Yang Maha Esa.Seperti dikisahkan dalam cerita kuno adhiparwa,keseluruhan kompleks pura menggambarkan Gunung Mahameru yang mengapung di tengah lautan susu,Pura ini hancur karena gempa bumi hebat yang terjadi pada tahun 1917 dan tidak sempat dipugar hingga tahun 1950.Candi bentar dan tugu yang tingginya mencapai 16 meter di halaman bagian dalam Pura tersebut di bangun sesuai arsitektur Jawa,sedangkan candi yang kecil berupa tempat duduk dari batu berjumlah 64 buah merupakan tugu leluhur jaman megalitikum untuk mengenang para kesatria yang gugur dalam perang.


SILAKAN ISI FORM UNTUK MENDISKUSIKAN RENCANA PERJALANAN ANDA DI BALI, terimakasih

...
Indonesian English Filipino Japanese Korean Malay

Yahoo Massenger


Gede


Ketut


Putu

DB34D27 / D672CB41

 

 

Rekening Bank

 

Twitter

Office - Customer Service

Jalan Marlboro, Gang Kertapura Segina 3C No 6,
Denpasar - Bali.

Phone
XL          : 087-860-341-562
SMPT       : 082-146-201-515
Pin BB      : D672CB41 / DB314D27
WhatsApp  : 087-860-341-562/082-146-201-515

Facebook   : gtwbbalitrans
Instagram  : gtwbbalitransport
ID Line     : gtwbsewamobilbali
Yahoo Massanger
gtwbbalitrans / antagede83 / ariardani711
Email
gede@transportwisatadibali.com

info@transportwisatadibali.com

PROMO HARI INI !


TERIMAKASIH TELAH MENGUNJUNGI

GTWB

(Gede Transport Wisata Bali )

YOUTUBE


FacebookMySpaceTwitterDiggDeliciousStumbleuponGoogle BookmarksRedditNewsvineTechnoratiLinkedinMixxRSS Feed